Media Politik Nasional - Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan sembilan sekretaris jenderal (sekjen) partai politik pendukungnya. Dalam pertemuan tersebut hanya ada dua hal yang dibahas.
"Pertama, capaian pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla sudah hampir empat tahun pemerintahannya. Kedua, persiapan partai-partai koalisi menghadapi pilpres mendatang," kata Sekjen PPP, Asrul Sani, Rabu, 1 Agustus 2018.
Ia menjelaskan hal pertama yang dibahas agar partai-partai koalisi punya pengetahuan dan pemahaman yang sama. Sehingga saat pihak yang di luar pemerintahan menyoroti atau mengkritisi pemerintahan Jokowi punya jawaban untuk disampaikan. "Maka parpol punya bahan untuk ikut merespon. Seperti ketika SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) dan Prabowo bicara soal kemiskinan," jelasnya.
Ia menambahkan pembahasan kedua soal persiapan parpol koalisi menghadapi Pilpres 2019. Jokowi menekankan parpol koalisi menyampaikan rencana aksi kegiatan baik yang bersama-sama maupun yang diagendakan parpol masing-masing.
Pertemuan Presiden Jokowi dengan kesembilan sekjen parpol koalisi dilaksanakan di Grand Garden Resto, Kebun Raya Bogor. Kesembilan sekjen yang hadir, yakni Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Sekjen Partai Golkar Lodewijk Paulus, Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding.
Selain itu, Sekjen Partai Hanura Herry Lontung, Sekjen PPP Asrul Sani, Sekjen PSI Raja Juli Antoni, Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq, dan Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan.








No comments: